Lihat Referensi

Referensi · Artikel

Mengukur Tata Kelola dari Hasilnya

Tata kelola tidak dapat dinilai dari jumlah rapat atau ketebalan laporan. Buktinya terletak pada hasil yang dapat diverifikasi dan dekat dengan area yang dinilai.

Seri Tata Kelola BUMD: Dari Kepatuhan ke Penciptaan Nilai — bagian 7 dari 10. Lihat seluruh seri

Evaluasi tata kelola sering berhenti pada daftar periksa: apakah organ lengkap, apakah pedoman tersedia, berapa kali rapat diselenggarakan. Pertanyaan itu penting sebagai titik awal, tetapi tidak menjawab hal yang paling menentukan: apakah tata kelola itu menghasilkan perubahan?

Struktur adalah prasyarat. Proses adalah penentu. Hasil adalah bukti.

Hasil yang dekat dengan area yang dinilai

Hasil tata kelola (governance outcome) bukan identik dengan laba. Ia adalah hasil antara yang paling dekat dengan area yang dinilai dan dapat ditelusuri ke proses yang menghasilkannya. Hasil Direksi terlihat pada kualitas keputusan dan disiplin eksekusi. Hasil manajemen risiko terlihat pada eksposur yang lebih terkendali. Hasil SPI terlihat pada menurunnya temuan berulang. Hasil pengelolaan SDM terlihat pada kompetensi dan kesiapan suksesi.

Rantai Governance Diagnostic Framework
Dari struktur dan proses menuju hasil, lalu nilai ekonomi, nilai publik, dan nilai strategis.

Memilih hasil yang dekat itu penting agar penilaian adil. Bila setiap fungsi dinilai dari laba perusahaan, hubungan sebab-akibatnya kabur, dan kesimpulan yang diambil mudah keliru. Laba, kualitas layanan, dan keselarasan dengan mandat adalah dampak kumulatif dari banyak hasil yang bekerja bersama.

Membaca pola, bukan satu angka

Penilaian struktur, proses, dan hasil sebaiknya tidak dilebur menjadi satu skor rata-rata. Pola ketiganya jauh lebih informatif.

PolaMaknaArah perbaikan
Struktur ada, proses dan hasil lemahIlusi tata kelolaKualitas forum, kepemimpinan, disiplin tindak lanjut
Proses jalan, struktur lemahBergantung pada figurLembagakan praktik baik ke dalam kebijakan
Struktur dan proses ada, hasil lemahProses salah sasaranUji relevansi proses dan kualitas indikator
Ketiganya kuatTata kelola hidupPertahankan dan kaitkan dengan mandat

Diagnosis sebelum solusi

Kesalahan yang paling mahal adalah menetapkan solusi sebelum memahami di mana rantai sebab-akibat terputus. Membentuk komite baru tidak menyelesaikan masalah yang akarnya adalah rendahnya kualitas keputusan dalam forum yang sudah ada. Dengan membaca hasil secara tepat, BUMD dapat memusatkan energi perbaikan pada titik yang benar-benar menentukan. Tingkat kematangannya dapat dibaca dengan Matriks Maturity.

Baca juga: Ilusi Tata Kelola: Ketika Kelengkapan Belum Menjadi Efektivitas · Pedoman SDM dan Pelaksanaannya: Dari Struktur ke Proses

Rujukan: disarikan dari buku BUMD dan Ilusi Tata Kelola — Mengapa Banyak BUMD Gagal Menciptakan Nilai, Bab 2.4. Diagram bersumber dari buku yang sama.

Public

Sumber: Disarikan dari buku BUMD dan Ilusi Tata Kelola

Artikel dapat dibaca langsung di halaman ini.