| Keterangan | Isi |
|---|---|
| Jenis | Pedoman teknis kementerian (bukan peraturan) |
| Penerbit | Direktorat Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman (PPLP), Ditjen Cipta Karya, Kementerian PUPR |
| Tahun | 2018 (Buku 1 dari 2; Buku 2 adalah Tools Penilaian Kesiapan PDAM dalam Pengelolaan Air Limbah Domestik) |
| Dasar hukum yang dirujuk | Antara lain UU 23/2014, PP 122/2015, dan Permen PUPR 04/PRT/M/2017 tentang Penyelenggaraan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik |
| Pengguna | Pemerintah pusat, pemerintah daerah, PD PAL, PDAM, dan pemangku kepentingan sektor sanitasi |
Aspek dan bobot
| Aspek | Bobot | Indikator |
|---|---|---|
| Keuangan | 0,20 | Rasio operasional, current ratio, efisiensi penagihan |
| Pelayanan | 0,35 | Cakupan layanan SPALD, pertumbuhan pelanggan, penyelesaian pengaduan, ketepatan jadwal penyedotan lumpur tinja, pemenuhan permintaan sambungan baru SPALD-T, pemanfaatan IPLT dan IPALD |
| Operasional | 0,30 | Ketersediaan SOP, pemenuhan baku mutu efluen IPLT dan IPALD, pengelolaan lumpur hasil olahan, indeks operasi dan pemeliharaan jaringan |
| SDM | 0,15 | Rasio SDM terhadap sambungan pelanggan, rasio diklat pegawai, biaya diklat terhadap biaya pegawai |
Bobot disusun dengan metode perbandingan berpasangan (AHP) dan kesepakatan para pihak.
Klasifikasi hasil
| Kategori | Nilai total kinerja |
|---|---|
| Sangat Baik | ≥ 7,5 |
| Baik | 6,0 – < 7,5 |
| Cukup Baik | 4,5 – < 6,0 |
| Kurang Baik | < 4,5 |
Mengapa penting bagi BUMD
Pengelolaan air limbah domestik adalah urusan wajib pelayanan dasar. Banyak daerah mendorong BUMD air minum memperluas usahanya ke air limbah; pedoman ini memberi ukuran kinerja yang sesuai karakter layanan sanitasi, yang tidak tercakup dalam penilaian kinerja air minum.
Pedoman teknis kementerian adalah acuan teknis, bukan peraturan perundang-undangan yang mengikat. Ringkasan disusun BUMDHUB dari naskah aslinya; selalu rujuk naskah lengkap dan ketentuan yang berlaku saat ini sebelum mengambil keputusan.
