Lihat Case Library

Case Library · Studi kasus

Tata Kelola sebagai Fondasi Kinerja Layanan Publik: PT Transportasi Jakarta

Transjakarta mencatat skor transparansi tertinggi dalam survei TRAC atas 47 BUMD dan predikat GCG “Sangat Baik”. Pada periode yang sama, jumlah pelanggan naik dari 191 juta (2022) menjadi 371 juta (2024) dan subsidi per pelanggan turun.

Konteks
EntitasPT Transportasi Jakarta (Transjakarta), BUMD Provinsi DKI Jakarta
SektorTransportasi publik
Periode2022–2025

Ringkasan

Kasus ini menunjukkan BUMD layanan publik yang memperkuat tata kelola sekaligus mencatat perbaikan layanan dan efisiensi subsidi. Sumber-sumber yang ada menunjukkan bahwa kedua hal itu terjadi bersamaan; hubungan sebab-akibatnya tidak diuji secara khusus.

Praktik tata kelola yang dilaporkan

  • Skor tertinggi, 7,29 dari 10, dalam survei TRAC Transparency International Indonesia atas 47 BUMD; rata-rata seluruh BUMD yang disurvei 2,73 [1].
  • Penilaian GCG 2024 dengan skor 88,194 dan predikat “Sangat Baik” [2].
  • Pedoman Tata Kelola Perusahaan (Code of Corporate Governance) ditetapkan Januari 2024, disertai pedoman sistem pelaporan pelanggaran dan kebijakan manajemen risiko [3].
  • Penghargaan GCG pada 2025 [2].

Kinerja layanan yang dilaporkan

Indikator202220232024
Jumlah pelanggan191 juta285 juta371 juta
Subsidi per pelangganRp16.800Rp11.400Rp9.831

Kepuasan pelanggan naik dari 4,2 menjadi 4,4 (skala 5), dengan armada 4.388 bus pada 242 rute [4].

Pembelajaran

  1. Tata kelola yang terbuka memudahkan pemilik dan publik menilai kinerja. Data layanan dan subsidi yang dipublikasikan menjadi dasar dialog dengan DPRD dan masyarakat.
  2. Untuk BUMD layanan publik, ukuran keberhasilan bukan laba, melainkan pertumbuhan layanan dan efisiensi subsidi per unit layanan, yaitu Public Value dan Economic Value sekaligus.
  3. Jangan menyimpulkan sebab-akibat terlalu cepat. Perbaikan layanan juga dipengaruhi investasi armada, integrasi rute, dan kebijakan transportasi daerah.

Pertanyaan diskusi

  1. Indikator apa yang paling adil untuk menilai BUMD yang menerima subsidi atau kompensasi layanan publik?
  2. Informasi apa yang wajib dipublikasikan BUMD agar masyarakat dapat menilai kinerjanya?
  3. Bagaimana menguji apakah perbaikan tata kelola benar-benar berkontribusi pada kinerja?

Terkait di BUMDHUB

Mengapa Kinerja BUMD Perlu Diukur dengan Tiga Dimensi Nilai · Governance Diagnostic Framework · contoh Pedoman Tata Kelola Perusahaan

Sumber

  1. Transparency International Indonesia, “Laporan TRAC BUMD”, Maret 2023. Tautan
  2. Detik, “Transjakarta Raih Penghargaan sebagai Perusahaan dengan GCG Terbaik”, Juni 2025. Tautan
  3. Transjakarta, laman “Tata Kelola Perusahaan”. Tautan
  4. ANTARA, “Pelanggan Transjakarta capai 371 juta pelanggan di 2024”, 6 Februari 2025. Tautan

Disusun BUMDHUB dari sumber publik yang tercantum. Ringkasan dan analisis tidak mewakili pandangan lembaga atau perusahaan sumber. Angka dikutip sebagaimana dilaporkan pada tanggal sumber; data terbaru dapat berbeda.

Public

Sumber: Disusun BUMDHUB dari sumber publik

Studi kasus dapat dibaca langsung di halaman ini.